Calon Pengantin Disarankan Melakukan Tes Kesehatan Ini 6 Bulan Sebelum Menikah

Pernikahan adalah tonggak penting dalam kehidupan pasangan. Banyak persiapan yang dilakukan untuk menikah dan membangun keluarga. Selain aspek romantis, emosional dan keuangannya, calon pengantin juga harus memperhatikan aspek kesehatan.

Kanchan Naikawadi, spesialis perawatan kesehatan pencegahan di India, mengatakan tes kesehatan pranikah perlu dilakukan untuk membantu mendeteksi penyakit dan risiko yang tersembunyi/tidak dikenali bagi keturunan mereka. “Ini juga membantu mereka untuk memahami keturunan mereka dan mengambil tindakan pencegahan atau perawatan penting,” kata dia, dikutip dari Indian Express, Selasa, 16 November 2021.

Naikawadi menambahkan bahwa pasangan disarankan untuk melakukan pemeriksaan sekitar enam bulan sebelum pernikahan.

Tes yang direkomendasikan yang harus dilakukan calon pengantin:

1. Penyakit menular seksual

Penyakit menular seperti HIV, hepatitis B dan C adalah kondisi seumur hidup yang, jika tidak dikelola dengan baik, dapat sangat mempengaruhi kehidupan pernikahan. Tes juga harus dilakukan untuk sifilis, gonore dan herpes.

2. Penyakit keturunan

Penyakit yang ditularkan melalui darah seperti hemofilia, talasemia, sindrom Marfan, penyakit Huntington, dan sel sabit memiliki peluang tinggi untuk diturunkan kepada keturunannya, oleh karena itu harus diuji.

3. Kesuburan

Masalah kesuburan perlu ditangani sedini mungkin, tanpa trauma biologis, psikologis, sosial dan emosional yang bisa mempengaruhi hubungan pasangan.

4. Tes kompatibilitas golongan darah

Banyak orang mungkin tidak merasa perlu melakukan tes darah. Tes ini dapat membantu mereka belajar tentang faktor Rh. Faktor Rh pasangan harus sama untuk kehamilan yang sukses. Jika tidak cocok, itu bisa berbahaya bagi anak. Antibodi yang ada dalam darah ibu hamil dapat menghancurkan sel darah bayi.

5. Skrining genetik

Preferensi rasa, kebutuhan nutrisi, intoleransi makanan, rutinitas kebugaran pasti penting bagi sebagian besar pasangan yang akan menikah. Skrining genetik tidak hanya dapat membantu pasangan memahami kecenderungan genetik yang terkait dengan kondisi kesehatan, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang nutrisi dan kebugaran masing-masing orang.

Selain masalah kesuburan, tes kesehatan sebelum menikah membantu mendeteksi penyakit dan risiko kesehatan yang tersembunyi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.